Kebiasaan Naik-turunkan Tuas Gas

Menaik-turunkan kecepatan adalah salah satu kebiasaan pengendara sepeda motor, terutama pengendara yang suka memacu adrenalin. Kebiasaan ini sebenarnya kurang baik untuk dilakukan, apalagi jika diaplikasikan pada motor matic. Mohammad Sutanto, Koordinator Workshop Bengkel AHASS di MPM Simpang Dukuh Surabaya menegaskan, perubahan kecepatan laju yang ekstrim dapat berakibat buruk pada mesin motor matic kesayangan.

Pria yang akrab disapa Tatok ini menjelaskan, habit buruk ini kebanyakan dimulai dengan kebiasaan memutar tuas hingga titik maksimal pada awal berkendara. “Saat motor baru menyala, mesin masih akan menyesuaikan diri dengan menyebarkan cairan pelumasnya ke seluruh komponen mesin. Jika tuas gas langsung ditarik kencang, pelumasan bisa tidak maksimal. Komponen mesin yang tidak terlumasi pun akan aus,” imbuhnya.

Hal ini bukan cuma berlaku pada awal mesin motor menyala saja. Ketika motor sudah melaju pun, bermain-main dengan tuas gas tidak dianjurkan. Bermain-main yang dimaksud disini adalah menarik tuas gas hingga titik maksimal, lalu menurunkannya lagi secara mendadak. “Penurunan kecepatan yang tiba-tiba ini dapat membuat komponen-komponen mesin rusak. Akibatnya akan lebih parah lagi bila setelah kecepatan motor menurun drastis, kita menaikkan kembali kecepatan ke titik maksimal,” tegas Tatok.

Oleh karena itu, Tatok mengingatkan agar pengendara sepeda motor menjaga kecepatan pada titik wajar. “Hal itu menjadi poin penting dalam berkendara dengan motor matic,” ujar Tatok. (DNA)

Baca Juga

Leave A Comment