Bingkai Budaya Indonesia dalam Karya Modifikasi

Modifikasi  Setiap orang memiliki cara yang berbeda untuk mengekspresikan kecintaannya pada suatu hal. Begitupun para pecinta modifikasi sepeda motor. Tubuh dan berbagai elemen yang ada pada sepeda motor dijadikan sebagai kanvas untuk menuangkan ekspresi dan kreativitas masing-masing.

Dalam Road to Honda Modif Contest (HMC) 2016: East Java Region, acara yang diprakarsai PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Distributor) serta Astra Honda motor (AHM) dan tergabung dalam rangkaian kontes modifikasi terbesar di tanah air, Honda Modif Contest 2016, tidak sedikit modifikator yang mewujudkan kecintaannya pada budaya tanah air melalui modifikasi sepeda motornya.

Moch Dany Alfalah (23) adalah salah satu diantaranya. Pria yang mengikuti Road to Honda Modif Contest 2016 di Malang ini membalut Honda Scoopy miliknya dengan stiker bergambar kesenian khas Ponorogo, Reog. Paduan warna orange dan hijau dipilih untuk menemani warna kuning keemasan pada topeng reog yang ada bagian depan dan samping tubuh motor keluaran tahun 2013 ini. Demi menyelaraskan tampilan, Dany menambahkan aksesoris-aksesoris berwarna kuning keemasan pada velg, tuas rem, dan spion. Dengan motor ini, Dany menyabet juara 2 di Road to Honda Modif Contest 2016 Malang kategori Sticker/Decals.

modifikasi-031-hmc-mlg-low

Jika Dany menjadikan kota asalnya sebagai sumber inspirasi, Harmoko (24) lebih memilih budaya dari Pulau Dewata sebagai tema utama karyanya. Honda Vario 150 miliknya dibaluti stiker yang bercorak panorama favorit wisatawan di Bali, matahari terbenam. Kesenian Tari Cecak juga menghiasi tubuh motor keluaran tahun 2015 ini. Bukan hanya penarinya, tapi juga corak kain hitam-putih yang dipakai saat tari-tarian ini berlangsung. Stiker bercorak kembang khas Bali juga Harmoko tambahkan di bagian penutup CVT. Untuk menyesuaikan gaya desain motor yang didominasi warna ungu dan orange ini, Harmoko menambahkan aksesoris bercorak sama pada velg, skok motor, tuas rem dan stang. Dengan gaya desain ini, Harmoko memeroleh juara 3 di Road to Honda Modif Contest 2016 Tuban kategori Sticker/ Decals.

modifikasi-tuban_ronie-017-low

Berbeda dengan Dany dan Harmoko, Aditya Hermawan Putra (24) memilih wayang sebagai motif utama sepeda motor modifikasinya. Tampilan Honda BeAT miliknya yang dikemas secara modern dipadukan dengan corak khas wayang, lengkap dengan tokoh Semar dan aksara jawa bertuliskan Semar. Dominasi warna merah pada motor keluaran tahun 2013 ini nampak mewah dengan aksesoris warna keemasan dan perak pada rem, stang, skok, standar samping dan tengah, blok CVT serta penutup lampu belakang. Dengan karya tersebut, Aditya menyabet juara 1 di kategori Matic Stock/ Bolt-on Road to Honda Modif Contest Malang dan Honda Modif Contest Surabaya.

modifikasi-074-hmc-mlg-low

Nah, itu sedikit cerita dari ketiganya. Bagaimana dengan Anda? (DNA)

Baca Juga

Leave A Comment