7 Tips Berkendara Aman Saat Hujan

Hujan  Awan mendung mulai menggantung. Menggantikan udara kering yang menemani di beberapa bulan belakangan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Indonesia pernah menyapaikan bahwa curah hujan di sebagian besar wilayah Indonesia masih akan tinggi sampai dengan Februari 2017. Ini berarti jalan yang lebih licin dan udara yang lebih dingin, masih akan jadi tantangan bagi semua pengguna jalan raya, terutama pengendara roda dua. Berikut 7 tips berkendara aman saat hujan berikut, agar keselamatan selama di jalan tetap terjaga.

Gunakan perlengkapan berkendara yang tepat
Berbeda dengan perlengkapan berkendara pada umumnya, menyetir motor di hari hujanmembutuhkan perlengkapan berkendara lebih lengkap, yakni dengan tambahan jas hujan. Terdapat tiga model jas hujan yang dapat menjadi pilihan, yakni Model Jaket-Celana, Model Kelelawar, dan Model Jaket-Rok. Diantara ketiganya, jas hujan Model Jaket-Celana adalah yang paling efektif dalam melindungi tubuh dari hujan. Selain dapat menjaga gerak tubuh tetap fleksibel, jas hujan ini juga memberi perlindungan lebih maksimum dibanding model lainnya. Ketika memilih jas hujan, pastikan ukurannya sesuai dengan tubuh, berwarna cerah agar mudah terlihat meski hujan lebat, serta berbahan tebal sehingga mampu melindungi tubuh dari angin dingin dan memberi perlindungan lebih apabila tergelincir kala berkendara.

Kurangi kecepatan berkendara
Kondisi jalan yang licin akibat siraman air hujan dapat membuat daya cengkeram ban berkurang. Resiko terjadinya slip pada ban pun jadi lebih besar. Agar tidak tergelincir ketika berkendara, kurangi kecepatan motor selama hari masih hujan. Kecepatan yang rendah akan membuat alur ban kendaraan lebih banyk bersentuhan dengan aspal, sehingga daya cengkeramnya pun jadi lebih kuat.

Jaga jarak aman pengereman
Saat hujan, motor membutuhkan jarak pengereman lebih panjang dibanding saat jalan kering. Jika kamu memiliki kebiasaan mengerem mendadak, kebiasaan itu harus benar-benar dikurangi agar tidak terjadi resiko kecelakaan. Resiko ini akan terminimalisir apabila kamu mengendarai sepeda motor matic Honda yang telah dilengkapi fitur Combi Break System (CBS). Fitur yang menyeimbangkan pengereman roda depan dan belakang ini membuat pengereman tetap dapat dilakukan secara maksimal meski jarak yang tersisa pendek.

Periksa lampu sepeda motor
Sebelum mulai berkendara, lakukan pengecekan terlebih dahulu kondisi lampu sepeda motor kamu, baik head light, tail light, maupun lampu sein. Lampu yang berfungsi dengan baik dapat membantu kamu dan pengendara jalan lain untuk saling mengetahui posisi kendaraan. Lampu head light juga akan membantu meningkatkan jarak pandang kala berkendara di tengah hujan.

Cek tekanan ban
Kondisi tekanan ban yang cukup dan alur ban yang baik akan mengindari kendaraan melayang di atas air (aqua planing) dan tergelincir (slip) pada hari hujan. Jangan mengambil resiko dengan menggunakan ban yang tipis dan bertekanan kurang.

Jangan asal menerobos genangan air
Genangan air yang terbentuk saat dan setelah hujan sebaiknya dihindari. Apabila sembarangan menerobos dan ternyata ada lubang dibawahnya, resiko sepeda motor akan terperosok sangat besar. Tingkat kedalaman lubang yang tidak terlihat karena tertutup air menjadikan resiko tersebut semakin besar.

Nah, itu dia beberapa tips untuk tetap aman dan nyaman ketika berkendara dalam kondisi hujan. Tetap utamakan keselamatan serta keamanan dalam berkendara ya! (DNA)

Baca Juga

Leave A Comment